<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Mataram Biomedical Research Group</title>
	<atom:link href="http://biomedikamataram.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://biomedikamataram.wordpress.com</link>
	<description>Group of Medical and Biomedical Scientists</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2009 01:04:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Beberapa Catatan Tentang Ultrasonografi Hati by biomedikamataram</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/10/05/beberapa-catatan-tentang-ultrasonografi-hati/#comment-88</link>
		<dc:creator>biomedikamataram</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 01:04:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=178#comment-88</guid>
		<description>Dear Yuli
Suami mu adalah pengidap hepatitis B yang masih dalam fase replikatip yang masih menularkan infeksi kepada orang lain. Melihat umurnya ( kurang dari 40 tahun ) memang infeksinya belum waktunya berkurang, jadi ditunggu saja suatu saat akan masuk dalam fase non replikatip. Melihat berat badanya ( overweight ) saya cendrung menduga  proses fatty liver lebih menonjol dibandingkan hepatitisnya. Saat ini belum bisa diobati dengan obat antiviral tetapi tidak berbahaya. Mudah-mudahan jelas.
Regards
Prof. Soewignjo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Yuli<br />
Suami mu adalah pengidap hepatitis B yang masih dalam fase replikatip yang masih menularkan infeksi kepada orang lain. Melihat umurnya ( kurang dari 40 tahun ) memang infeksinya belum waktunya berkurang, jadi ditunggu saja suatu saat akan masuk dalam fase non replikatip. Melihat berat badanya ( overweight ) saya cendrung menduga  proses fatty liver lebih menonjol dibandingkan hepatitisnya. Saat ini belum bisa diobati dengan obat antiviral tetapi tidak berbahaya. Mudah-mudahan jelas.<br />
Regards<br />
Prof. Soewignjo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Beberapa Catatan Tentang Ultrasonografi Hati by yuliana</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/10/05/beberapa-catatan-tentang-ultrasonografi-hati/#comment-87</link>
		<dc:creator>yuliana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 03:56:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=178#comment-87</guid>
		<description>Dear Prof.Soewignjo.

Suami saya umur 30 tahun,berat badan 85 kg.tinggi 172cm,hbsag +,Hbeag+,HBV Dna + (10^7).SGOT,SGPT,Fungsi hati normal semuanya.sudah terditeksi sejak tahun 2002.hasil usg:Hepar-normovolume,ekostruktur parenkim homogen meningkat dan sedikit kasar,dd/fatty lever dengan kombinasi parenkial disease.tidak tampak lesi/SOL.dibandikan sebelumnya relatif STQA.ukuran hati 11,9cm (sebelumnya 11,1cm),sudut tumput,permukan reguler.tolong dong Prof.hasil seperti ini berbahaya tidak?.dan kapan harus mulai terapi antivirus?

Terima kasih banyak

Yuli</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Prof.Soewignjo.</p>
<p>Suami saya umur 30 tahun,berat badan 85 kg.tinggi 172cm,hbsag +,Hbeag+,HBV Dna + (10^7).SGOT,SGPT,Fungsi hati normal semuanya.sudah terditeksi sejak tahun 2002.hasil usg:Hepar-normovolume,ekostruktur parenkim homogen meningkat dan sedikit kasar,dd/fatty lever dengan kombinasi parenkial disease.tidak tampak lesi/SOL.dibandikan sebelumnya relatif STQA.ukuran hati 11,9cm (sebelumnya 11,1cm),sudut tumput,permukan reguler.tolong dong Prof.hasil seperti ini berbahaya tidak?.dan kapan harus mulai terapi antivirus?</p>
<p>Terima kasih banyak</p>
<p>Yuli</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Reaktivasi Dan Flare Hepatitis B Kronik by yuliana</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/03/05/reaktivasi-dan-flare-hepatitis-b-kronik/#comment-82</link>
		<dc:creator>yuliana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 01:53:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=86#comment-82</guid>
		<description>Dear.Prof Soewignjo.

Terima kasih banyak atas penjelasannya.
Saya tinggal di Jakarta Utara.memang selama ini saya bingung pilih dokter hati yang baik,karena 2 kali saya ke dokter,suami langsung dianjurkan untuk terapi obat antivirus,yang efek sampingnya pengurangan kualitas hidup dan biaya yang tinggi sekali,sedangkan saya merasa sekarang ini suami saya baik baik saja.Oleh sebab itu saran Prof sangat saya hargai
Terima kasih banyak yach

Regards
Yuli</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear.Prof Soewignjo.</p>
<p>Terima kasih banyak atas penjelasannya.<br />
Saya tinggal di Jakarta Utara.memang selama ini saya bingung pilih dokter hati yang baik,karena 2 kali saya ke dokter,suami langsung dianjurkan untuk terapi obat antivirus,yang efek sampingnya pengurangan kualitas hidup dan biaya yang tinggi sekali,sedangkan saya merasa sekarang ini suami saya baik baik saja.Oleh sebab itu saran Prof sangat saya hargai<br />
Terima kasih banyak yach</p>
<p>Regards<br />
Yuli</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Reaktivasi Dan Flare Hepatitis B Kronik by yuliana</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/03/05/reaktivasi-dan-flare-hepatitis-b-kronik/#comment-81</link>
		<dc:creator>yuliana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 01:13:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=86#comment-81</guid>
		<description>Dear.Prof Soewignjo.

Terima kasih banyak atas penjelasannya.
Saya tinggal di Jakarta Utara.memang selama ini saya bingung pilih dokter hati yang baik,karena 2 kali saya ke dokter,suami langsung dianjurkan untuk terapi obat antivirus,yang efek sampingnya pengurangan kualitas hidup dan biaya yang tinggi sekali,sedangkan saya merasa sekarang ini suami saya baik baik saja.Oleh sebab itu saran Prof sangat saya hargai 
Terima kasih banyak yach

Regards
Yuli</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear.Prof Soewignjo.</p>
<p>Terima kasih banyak atas penjelasannya.<br />
Saya tinggal di Jakarta Utara.memang selama ini saya bingung pilih dokter hati yang baik,karena 2 kali saya ke dokter,suami langsung dianjurkan untuk terapi obat antivirus,yang efek sampingnya pengurangan kualitas hidup dan biaya yang tinggi sekali,sedangkan saya merasa sekarang ini suami saya baik baik saja.Oleh sebab itu saran Prof sangat saya hargai<br />
Terima kasih banyak yach</p>
<p>Regards<br />
Yuli</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Reaktivasi Dan Flare Hepatitis B Kronik by biomedikamataram</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/03/05/reaktivasi-dan-flare-hepatitis-b-kronik/#comment-80</link>
		<dc:creator>biomedikamataram</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 01:31:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=86#comment-80</guid>
		<description>Dear  Yuliana S,
Apakah SGOT-SGPT normal atau meningkat tergantung dari reaksi tubuh terhadap virus B, bila tubuh tidak memberi reaksi  (karena tidak mengenali virus B sebagai musuh) maka SGOT-SGPT normal dan tidak timbul penyakit hati, bila tubuh menyadari bahwa virus B itu musuh maka SGOT-SGPT naik dan timbul penyakit hati. SGOT-SGPT yang normal tidak ada hubungannya dengan vitamin, kalau tubuh suami anda tetap tidak memberi reaksi terhadap virus maka suami anda tetap tidak akan sakit. Jadi tidak usah khawatir.
Saya tidak peraktek, hanya bekerja di Rumah  Sakit, kalau  saya boleh tahu dimana kediaman anda. Saya dapat menunjukkan dr. spesialis hati yang baik, supaya saudara lebih dijelaskan dengan baik.
Regards 
Prof. Soewignjo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear  Yuliana S,<br />
Apakah SGOT-SGPT normal atau meningkat tergantung dari reaksi tubuh terhadap virus B, bila tubuh tidak memberi reaksi  (karena tidak mengenali virus B sebagai musuh) maka SGOT-SGPT normal dan tidak timbul penyakit hati, bila tubuh menyadari bahwa virus B itu musuh maka SGOT-SGPT naik dan timbul penyakit hati. SGOT-SGPT yang normal tidak ada hubungannya dengan vitamin, kalau tubuh suami anda tetap tidak memberi reaksi terhadap virus maka suami anda tetap tidak akan sakit. Jadi tidak usah khawatir.<br />
Saya tidak peraktek, hanya bekerja di Rumah  Sakit, kalau  saya boleh tahu dimana kediaman anda. Saya dapat menunjukkan dr. spesialis hati yang baik, supaya saudara lebih dijelaskan dengan baik.<br />
Regards<br />
Prof. Soewignjo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Reaktivasi Dan Flare Hepatitis B Kronik by yuliana</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/03/05/reaktivasi-dan-flare-hepatitis-b-kronik/#comment-79</link>
		<dc:creator>yuliana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 10:45:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=86#comment-79</guid>
		<description>Dear Prof.Soewignjo.

Sebelumnya terima kasih atas penjelasan Prof di atas.namun ada yang masih saya mau tanyakan.selama ini suami saya minum vitamin untuk menormalkan kadar sgot sgptnya.apakah karena vitamin tersebut maka kadarnya normal terus?sehingga harus dihentikan sehingga bisa terapi?atau keadaan ini sudah baik?karena saya takut kalau virusnya terus bertambah banyak.apakah kalau kelelahan bisa menyebabkan sgot dan sgpt meningkat?.kemarin suami saya baru usg hati.hasilnya lebih baik dari tahun lalu.Prof,boleh tanya ada praktek dimana yach?

Thank you</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Prof.Soewignjo.</p>
<p>Sebelumnya terima kasih atas penjelasan Prof di atas.namun ada yang masih saya mau tanyakan.selama ini suami saya minum vitamin untuk menormalkan kadar sgot sgptnya.apakah karena vitamin tersebut maka kadarnya normal terus?sehingga harus dihentikan sehingga bisa terapi?atau keadaan ini sudah baik?karena saya takut kalau virusnya terus bertambah banyak.apakah kalau kelelahan bisa menyebabkan sgot dan sgpt meningkat?.kemarin suami saya baru usg hati.hasilnya lebih baik dari tahun lalu.Prof,boleh tanya ada praktek dimana yach?</p>
<p>Thank you</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PENATALAKSANAAN PENDERITA SIROSIS KARENA HEPATITIS B by biomedikamataram</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/05/08/penatalaksanaan-penderita-sirosis-karena-hepatitis-b/#comment-78</link>
		<dc:creator>biomedikamataram</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 01:25:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/05/08/penatalaksanaan-penderita-sirosis-karena-hepatitis-b/#comment-78</guid>
		<description>Dear WND,

Terimakasih untuk komentar anda mengenai artikel tentang penata laksanaan sirosis.
Pada sirosis lanjut dengan acites pemberian infus juga bisa mengurangi acites asal terapi diuretikanya baik dan hypertensi portalnya tidak menonjol, bila hypertensi portalnya menonjol acites sulit dikendalikan.
Hypertensi portaltidak bisa di cegah.
Bila sudah terjadi ecephalopaty hepatik diberikan therapi encephalopaty misalnya : 
a. Mencegah terjadinya gangguan elektrolit, diurutika dihentikan.
b. Diit tinggi kalori rendah protein.
c. Antibiotika
d. Infus dengan larutan BCAA
e. Infus dengan Hepamerz ( ornithin )
f. Pemberian lactulosa.
Semoga jelas.

Regards 
Prof. Soewignjo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear WND,</p>
<p>Terimakasih untuk komentar anda mengenai artikel tentang penata laksanaan sirosis.<br />
Pada sirosis lanjut dengan acites pemberian infus juga bisa mengurangi acites asal terapi diuretikanya baik dan hypertensi portalnya tidak menonjol, bila hypertensi portalnya menonjol acites sulit dikendalikan.<br />
Hypertensi portaltidak bisa di cegah.<br />
Bila sudah terjadi ecephalopaty hepatik diberikan therapi encephalopaty misalnya :<br />
a. Mencegah terjadinya gangguan elektrolit, diurutika dihentikan.<br />
b. Diit tinggi kalori rendah protein.<br />
c. Antibiotika<br />
d. Infus dengan larutan BCAA<br />
e. Infus dengan Hepamerz ( ornithin )<br />
f. Pemberian lactulosa.<br />
Semoga jelas.</p>
<p>Regards<br />
Prof. Soewignjo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PENATALAKSANAAN PENDERITA SIROSIS KARENA HEPATITIS B by wnd</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/05/08/penatalaksanaan-penderita-sirosis-karena-hepatitis-b/#comment-77</link>
		<dc:creator>wnd</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 03:02:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/05/08/penatalaksanaan-penderita-sirosis-karena-hepatitis-b/#comment-77</guid>
		<description>ini artikel yg sgt bgs..
jika sudah ada asites pd pasien sirosis lanjut, apa dengan terapi albumin bisa menghilangkan asites tsb ?
untuk mencegah hipertensi portal bagaimana? apa yg bs dlkukan jk sudah terdiagnosis menjadi ensefalopati?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini artikel yg sgt bgs..<br />
jika sudah ada asites pd pasien sirosis lanjut, apa dengan terapi albumin bisa menghilangkan asites tsb ?<br />
untuk mencegah hipertensi portal bagaimana? apa yg bs dlkukan jk sudah terdiagnosis menjadi ensefalopati?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Reaktivasi Dan Flare Hepatitis B Kronik by biomedikamataram</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/03/05/reaktivasi-dan-flare-hepatitis-b-kronik/#comment-76</link>
		<dc:creator>biomedikamataram</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 04:13:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=86#comment-76</guid>
		<description>Dear Yuliana Sofiani

Suami anda menderita infeksi hepatitis B kronik dalam fase replikatif dimana jumlah virus nya masih tinggi. Selain itu suami anda masih bisa menularkan infeksi kepada orang lain yang ada di sekitarnya, karena itu orang-orang yang dekat termasuk anda sendiri perlu mendapat vaksinasi hepatitis B. Dalam keadaan sekarang dimana SGOT dan SGPT nya normal, kita tidak bisa memeberi obat anti viral karena itu harus ditunggu sampai SGOT dan SGPT nya diatas 2x normal baru bisa diberi obat-obat anti virus, tapi karena hasil USG nya normal, keadaan ini tidak membahayakan, perlu diperiksa fungsi hati tiap 6 bulan termasuk USG nya . Mudah-mudahan jelas.

Regards
Prof. Soewignjo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Yuliana Sofiani</p>
<p>Suami anda menderita infeksi hepatitis B kronik dalam fase replikatif dimana jumlah virus nya masih tinggi. Selain itu suami anda masih bisa menularkan infeksi kepada orang lain yang ada di sekitarnya, karena itu orang-orang yang dekat termasuk anda sendiri perlu mendapat vaksinasi hepatitis B. Dalam keadaan sekarang dimana SGOT dan SGPT nya normal, kita tidak bisa memeberi obat anti viral karena itu harus ditunggu sampai SGOT dan SGPT nya diatas 2x normal baru bisa diberi obat-obat anti virus, tapi karena hasil USG nya normal, keadaan ini tidak membahayakan, perlu diperiksa fungsi hati tiap 6 bulan termasuk USG nya . Mudah-mudahan jelas.</p>
<p>Regards<br />
Prof. Soewignjo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Reaktivasi Dan Flare Hepatitis B Kronik by yuliana</title>
		<link>http://biomedikamataram.wordpress.com/2009/03/05/reaktivasi-dan-flare-hepatitis-b-kronik/#comment-75</link>
		<dc:creator>yuliana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 13:22:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://biomedikamataram.wordpress.com/?p=86#comment-75</guid>
		<description>Dear Prof,

suami saya usia 30 tahun.pada tahun 2002 terdikteksi ada virus hepatitis b pada saat donor darah.suami sudah sering melakukan test fungsi hati dan scan hati hasilnya baik.namun hbv dna nya positif 1.21x10^7 hbsag + hbeag +, sgot,sgpt semuanya normal.apakah ini bisa sembuha atau berbahaya.

terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Prof,</p>
<p>suami saya usia 30 tahun.pada tahun 2002 terdikteksi ada virus hepatitis b pada saat donor darah.suami sudah sering melakukan test fungsi hati dan scan hati hasilnya baik.namun hbv dna nya positif 1.21&#215;10^7 hbsag + hbeag +, sgot,sgpt semuanya normal.apakah ini bisa sembuha atau berbahaya.</p>
<p>terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
